The number one question that people ask of God is why He allows suffering to come to them.
As a woman, it can seem like your suffering has gone unnoticed. You look after your families much like the woman mentioned in Proverbs 31. You don’t clothe them with scarlet but you do pray for them and that covers them with the blood of Jesus Christ.
Unfortunately, when it comes to dealing with your own pain and hurt, there seems to be no one there for you. Maybe your heart is broken over a divorce. It could be that someone has brutalized you physically or mentally. You have learned to hide your pain and go on for the sake of the kids or for your livelihood.
Even at church on Sunday, you greet others with a smile that hides deep suffering inside. But how far can that really get you? Some women feel that there is strength in pain. The truth is that there is strength but not that way.
The only way that you see to stay in the “game of life” is to deny your pain and thus, a big part of yourself.
Did you know that His heart is broken when your heart is broken? If Jesus wept for Lazarus in his death, he is surely weeping at the feet of the Almighty for your life. John 3:16 tells us that God loved every human being so much that He sent His only son, Jesus, to be a living sacrifice for us once and for all time. Does that sound like a God who doesn’t want your hurt to be healed?
God stands ready at the door of your heart to come in and change your life. There is one thing that you need to know: God is not like any man, woman or child that you have ever met. Even the most loving person in your life will let you down. It may not be their intention but it is human nature. He will never lie to you or make a promise to you that He doesn’t intend to keep. It’s time for you to hear God’s message of healing for your life.
God desires to sustain you with His love. It is an everlasting love that no man or woman can understand. You have to accept it on faith. Remember the faith you had as a child? That same childlike faith is what God works through to heal your heart, mind and soul.
This is not just a promise for the believer but the non-believer as well. It is human nature to hold onto pain and try to rationalize how you feel about it. God says to cast the burden of that hurt on Him. Pray right now, wherever you are for God to heal every part of you from the pain that you are experiencing. Let Him be your strength.
But those who trust in the Lord will find new strength.
They will soar high on wings like eagles.
They will run and not grow weary.
They will walk and not faint.
-Isaiah 40:31
============================================
Pertanyaan nomor satu yang sering ditanyakan kepada Allah adalah mengapa Dia mengijinkan penderitaan datang kepada mereka.
Sebagai seorang perempuan, itu dapat seperti penderitaan Anda telah pergi tanpa seorangpun yang tau. Kau menjaga keluarga Anda seperti wanita yang disebutkan dalam Amsal 31. Anda tidak memakaikan mereka dengan pakaian merah tapi anda berdoa untuk mereka dan yang melindungi mereka dengan darah Yesus Kristus.
Sayangnya, ketika penderitaan itu berhubungan dengan derita dan luka Anda sendir, tampaknya tidak ada seorang pun di sana untuk Anda. Mungkin hati Anda hancur karena bercerai. Bisa jadi bahwa seseorang telah menganiaya secara fisik atau mental. Anda telah belajar untuk menyembunyikan rasa sakit Anda sendiri dan melanjutkan hidup demi anak-anak atau untuk mata pencaharian Anda.
Meskipun di gereja pada hari Minggu, Anda dapat menyapa orang lain dengan senyum yang menyembunyikan penderitaan yang mendalam. Tapi sampai seberapa jauh dapat Anda lakukan? Beberapa wanita merasa bahwa ada kekuatan dalam kesakitan. Sebenarnya ada satu kekuatan yang bisa bisa diperoleh, tapi tidak seperti itu.
Satu-satunya cara yang dapat Anda lakukan untuk dapat "tinggal/bertahan hidup" adalah tolak rasa sakit itu dan dengan demikian, itulah bagian terbesar yang dapat Anda lakukan.
Apakah Anda tahu bahwa hati-Nya terluka ketika hati Anda terluka? Jika Yesus menangisi kematian Lazarus, ia pasti menangis di kaki Bapa untuk kehidupan Anda. Yohanes 3:16 mengatakan kepada kita bahwa Tuhan sangat mengasihi setiap manusia sehingga Dia mengutus putraNya yang tunggal, Yesus, untuk menjadi korban yang hidup bagi kita, sekali dan untuk semua selamanya. Apakah itu terdengar seperti Tuhan yang tidak menginginkan sakit hati Anda untuk disembuhkan?
Tuhan sudah siap di pintu hati Anda untuk masuk dan mengubah hidup Anda. Ada satu hal yang perlu Anda ketahui: Allah tidak seperti pria, wanita atau anak-anak yang pernah Anda temui. Bahkan orang yang paling penuh kasih dalam hidup Anda akan mengecewakan Anda. Mungkin bukan maksud mereka tetapi itu adalah sifat dasar manusia. DIA tidak akan pernah berbohong kepada Anda atau membuat janji kepada Anda jika DIA tidak berniat untuk menepatinya. Sudah waktunya bagi Anda untuk mendengarkan pesan Tuhan yang menyembuhkan bagi hidup Anda.
Allah menginginkan untuk mempertahankan Anda dengan kasih-Nya. Ini adalah cinta yang abadi tidak ada pria atau wanita dapat mengerti. Anda harus menerimanya pada iman. Ingat iman yang Anda miliki sebagai seorang anak? Seperti iman seorang anak kecil, Allah dapat bekerja melalui anda untuk menyembuhkan hati, pikiran dan jiwa.
Ini bukan hanya janji untuk mereka yang percaya tetapi juga untuk yang tidak/belum percaya. Ini adalah sifat manusia untuk berpegang rasa sakit dan mencoba untuk merasionalisasikan bagaimana perasaan Anda tentang hal itu. Tuhan berkata untuk membawa beban yang menyakitkan pada-Nya. Berdoalah sekarang juga, di manapun Anda berada, Tuhan dapat menyembuhkan setiap bagian dari Anda, dari rasa sakit yang Anda alami. Biarkan Dia untuk menjadi kekuatan Anda.
Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru,
mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya,
mereka berlari dan tidak menjadi lesu,
mereka berjalan dan tidak menjadi lelah
-Yesaya 40:31-
Sunday, November 22, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment